Sport Bike, Yamaha

Impresi Rider Biasa Ketika Test Ride Yamaha YZF R15

Hallo guys ^_^

Bukan punya gw ya, punya temen 😀

foto0312

First Impression

Udah pada tahu pasti lah ya motor satu ini 😀 Soal design emank relative sih. Menurut gw keren banget, tapi gak secara keseluruhan 😀

Keren; tamvangnya sporty, racy, slim dan wuuiih 😀 Swing arm model banana dengan bahan aluminium, rear lamp menggunakan LED.

Gak keren; velg yg Vixion banget, lampu depan yang lebar, jok belakang tinggi, rear pillion (footstep) belakang langsung main las ke chassis sehingga kesannya agak gimana gitu 😀 Kompetitor aja tampil beda di sector ini 😀 The Fuel Tank; Old Vixion banget ya 😀  Terus juga indicator lamp bagian depan yang nggak banget 😀

foto0317

Cool Aluminium Swing Arm

Ergonomic

Jangan Tanya foto karena gak sempat ngambil 😀 Tapi ergonominya asyik, nunduk, dan jarak setang ke tubuh itu gak jauh. Kalau menurut feeling sih, agak lebih nunduk dari Kawasaki Ninja RR. Pegel nggak? Nggak juga sih, tinggal pintar-pintar kitanya aja dalam menggenggam 😀

Trus buat yang biasa naik moped, atau sport batangan seperti Vixion atau CB, yang pertama kali diinjak oleh kaki biasanya adalah Rem belakang atau tuas prosneleng 😀 Soalnya posisi footstep agak mundur ke belakang 😀

foto0316

Asyik buat dijepit 😛

Performa

Basis mesin sama dengan Vixion, tapi sensasinya beda. Begitu lepas kopling gak ada perasaan menghentak seperti Vixion, tapi begitu putaran mesin naik sedikit, ya menghentak juga 😀 Mulai putaran menengah mulai ngisi, ditambah suara knalpot yang senyap, makin tinggi rpm gak begitu kedengaran suara memekakan kuping, jadi lebih asyik ketimbang Vixion (relative sih :D). Ditambah gearbox udah 6 speed. Gigi 6 sih sebenarnya over drive, lebih berat dari gigi 5, tapi membantu saat kecepatan tinggi.

Handling

Asyik banget, beneran. Kendati punya wheelbase yang lebih panjang daripada Vixion, tapi R15 lebih agile. Nimble banget deh, buat selap-selip, buat nikung, bahkan di atas Vixion. Terasa emank center of gravity-nya lebih maju dari si Vixy yan kerasa beratnya ada di belakang 😀

Lain-lain

  • Jok dan suspensi terasa lebih keras dari Vixion
  • Begitu kunci kontak dinyalakan on, headlamp akan menyala otomatis (Automatic Headlamp On)
  • Lampu dekat, yang menyala adalah yang sebelah kiri.
  • Lampu jauh a.k.a high-beam yang di sebelah kanan, menyala apabila tuas high-beam atau pass-switch ditekan
  • Performa lampu lumayan. Terang lah seperti punya Vixion
  • Dilengkapi juga dengan engine kill switch
  • Suspensi depan, Sasis twin-spar aka Delta Box dan crank case dilabur warna hitam doff. Ini beda dengan punya Vixion.
foto0313

Lampu Low Beam

foto0314

High Beam

foto0318

Sasis & Blok Mesin warna Hitam Doff

Ada yang mau nambahin? 😀

Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s